Kisah Inspiratif "Awal Mula Menjadi Trainer Motivator Indonesia"

Ini Hanya masalah ketekunan - dan sedikit bakat. Pokoknya jangan menyerah. Maka permainan belum berakhir. Willam Kennedy. 

Kisah ini berawal sejak saya sd sering mendengarkan Ceramah dai Kondang Sejuta Ummat KH Zainuddin MZ. Saya mendengarkannya setiap sore dari Radio Camar Surabaya - kebayang betapa lama sudah kejadian tersebut. Ditambah ketika masuk smp- saya bertemu Darmawan yang juga penggemar KH Zainudin MZ. Sejak saat itu, saya berniat menjadi seorang penceramah - dai - seorang pembicara publik.

"Bapak, saya lulus SD ingin mondok," kataku pada Bapak .

"Mondok kemana?" Tanya Bapak.

"Ke Pondok Cilacap, tempat Cak Sabar Mondok," Jawabku.

"Kamu gak usah mondok, kamu sekolah saja di SMPN 1 Driyorejo Gresik," Jawaban Bapak langsung meruntuhkan impianku untuk menjadi Dai- Pendakwah - Pembicara. "Kau jadilah Guru, mengajar di Sekolah,meskipun gajinya kecil, tetapi pendapatanmu rutin per bulan, dan kau juga dapat tunjangan bulanan dari Pemerintah,"

Saya pun melanjutkan sekolah di SMPN 1 Driyorejo berbekal lulusan terbaik dari SDN Tenaru dengan NEM 42,29 saya mudah sekali masuk dalam jajaran anak-anak cerdas, sementara teman-teman sd yang lain karena nilainya jauh dari harapan memilih sekolah di MTS Raden Fatah Kesamben Wetan. Waktu itu, menurut orang-orang di desaku, bisa masuk sekolah (SMP)  Negeri merupakan sebuah prestasi.

Pulang sekolah SMP, saya melanjutkan ngaji di Rumah Ustadz Nurchasan - dalam hati saya terus menyimpan cita-cita menjadi penceramah - Dai, sehingga pulang sekolah saya meniatkan ngaji meski bukan di Pesantren, Kabar baiknya Cak Chasan merupakan lulusan Pesantren Kencong Kediri - Pesantrennya KH Ahmadi Kediri - Salah satu Mujiz Dalail-Khoirot.

Masa Remaja - Sekolah di SMAN 1 Driyorejo Gresik 

  Tiada Masa paling Indah- masa-masa di Sekolah
Tiada Kisah Paling Indah- Kisah Kasih di SMA 


Sebagai anak petani desa Tenaru, saya berangkat sekolah dengan berjalan kaki dari rumah ke Sekolah sekitar 10 menit. Masa sma merupakan masa dimana rasa minder saya tumbuh subur, sebab semua teman-teman saya naik motor - dan saya jalan kaki. Mau minta orang tua, kasihan, bapak emak hanya penggarap sawah, bisa sekolah sampai SMA saja sudah untung, bayar SPP bulanan dari jual hasil tegal dan sawah merupakan berkah besar bagi keluarga saya.

Kembali kepada cita-cita jadi dai, untuk mengejar impian sebagai dai- saya melanjutkan ngaji di Cak Chasan (Ustadz nurchasan) kiyai desa tenaru di zamannya. Tiap senin malam badha isya, kami baca Surat yasin berpindah dari rumah ke rumah. Di program tersebut, saya belajar nge-MC membuka acara, khitobah dan pidato. Mungkin inilah dasar bagi saya lancar bicara di suatu hari nanti melalui pelatihan informal di desa.

Pengalaman paling berkesan ketika sma bagi saya yaitu pergi ke perpustakaan, membaca buku-buku di sana. Sempat saya ingin menjadi pengarang, penulis cerpen, novel, tetapi waktu itu saya tidakpernah tahu kemana harus belajar menulis? Bagaimana cara memulainya? Yang akhirnya saya hanya menulis di buku Harian saya (Diary).

Bersyukur ternyata ketekunan menulis di diary menjadi pondasi awal saya untuk menerbitkan buku 33 Cara Merevolusi Hidup, Cara Sederhana Menjadi Penulis Dahsyat, Aku Sedang Kasmaran dan buku-buku Antologi lainnya, Kitab Pedoman Cinta, Buku Parenting : Ayah Hebat.

Menjadi Karyawan Pabrik 

Lulus SMA di tahun 1999, resmi menjadikan aku pengangguran. Sebagai anak desa yang memiliki sedikit pergaulan - karena tidak punya motor untuk mobilisasi maka saya putuskan ikut-ikutan teman-teman melamar pekerjaan. Langkah pertamanya saya ikut melamar kerja di PT Rama Pharma. Dan saya diterima sebagai tenaga pencuci botol borongan. Sah bekerja selama 3 bulan, lalu kembali menganggur. 

Berikutnya, saya nitip lamaran pekerjaan ke Pak Siman- tetangga sebelah rumah. Beliau petigas kebersihan pabrik, alhamdulillah diterima sebagai pekerja harian penggosok velg mobil. di Pabrik wira-9 ini saya bertahan tiga bulan juga. Untuk mengatasi jenuh menganggur, saya ikut latihan silat di lapangan SMPN 1 Driyorejo - Persaudaraan Setia Hati Terate. Dua tahun latihan silat, saya dinyatakan lulus sebagai warga SH Terate dan berhak melatih. Ini momen Percaya Diri saya meningkat sebagai Otoritas Trainer silat . 

Sapa Suci, Adoh Saka bebaya lan pati
Barang Siapa hatinya Suci, Maka Dijauhkan dari Bencana dan Kematian 

Suatu hari saya beranikan diri saya mengajak Amri mengahadap Pak Akrom, yang menurut orang-orang adalah Manager di Pabrik Sosro Wates Cangkir Gresik. Waktu itu jawaban Beliau sangat menyakiti hati saya, "Kamu jangan melamar jadi karyawan Pabrik, mending kamu nukang saja, gaji tukang harian lebih besar dari karyawan Pabrik," Jawabannya sungguh membuat saya geram waktu itu. 

Ternyata penolakan permintaan tolong saya, mengandung hikmah yang lain, mungkin saya akan berakhir sebagai karyawan Pabrik Selamanya, Di sini saya baru paham hikmahnya, ternyata keinginan saya bertentangan dengan program bawah sadar saya " Menjadi DAI - Pembicara,". 

Yang menolong saya untuk mendapat pekerjaan adalah tetangga RT saya, Beliau Kepala Satpam di PT Rama Pharma. Ternyata bekerja di Pabrik dengan kontrak enam bulan merupakan siksaan yang mencerahkan saya,- saya lulusan SMA IPS ditempatkan bagian mesin packing WUFU Manual. Satu mesin dioperatori dua orang, dan partner saya bernama Widi- gadis Tuban - pesek dan omongannya menyakitkan hati. Setiap mesin ngadat, dan saya tidak dapat memperbaiki, saya dimaki-maki olehnya, plus omelan bu Helena - Kepala Bagian Packing obat. 

Untunglah keadaan tersebut, tidak berlangsung lama, 6 bulan begitu cepat dan memutuskan untuk tidak perpanjang karena tersiksa oleh rekan kerja yang tidak kooperatif, atau mungkin karena aku tidak pandai komunikasi, wajahku tidak menarik dan aku tidak punya motor. Tetapi, sekarang saya hubungkan dengan outcome awal saya- Menjadi Seorang Pembicara (DAI). Mendadak semua menjadi Clear.

Jenuh menjadi pengangguran, membuat saya berani bilang ke Pak Suliadi, Suami dari Neng Wik (Keponakan dari Bapak), "Cak, aku ingin ikut kerja ke Pasuruan," Ucapku di sore itu. 

"Kau buat saja lamaran kerja," Jawab Pak Suliadi- Driver Direktur Utama PT Yamaha Electro Manufacture Indonesia YEMI. 

Hari Jumat aku berangkat dari Gresik diantar Adikku naik motor ke Terminal Bungurasih kemudian  naik Bus menuju Pasuruan dan diberi pesan turun di terminal Swadesi Bangil. Sebelum jumat aku sudah dijemput Pak Sul naik mobil sedan perusahaan, karena waktu itu sekalian Pak Sul jemput Khotib Jumat di Masjid Perusahaan. Usai Jumatan, aku diajak Makan Pak Sul, makan ayam bakar Pak Manteb di Plaza Bangil. Kenangan yang indah, makan ayam bakar, ketika saya dalam posisi menganggur - mungkin itu adalah rejeki.

Dari serangkaian tes dan wawancara kerja di PT YEMI Pasuruan, saya dinyatakan lolos. Itulah sah, saya menjadi anak kos dan tinggal serumah dengan Hari anak Manukan Surabaya yang lebih awal menjadi karyawan tetap di YEMI. Saya dititipkan Pak Sul ke Hari, maka dalam sebulan saya tinggal se kamar kost dengan Hari di rumah Mbak Yuli. Meskipun satu perusahaan dengan Hari, tetapi saya tidak sebagian dengannya.


Ngaji Ke Pondok Pesantren Nurul Iman   

 Pencarian jati diri terus berlangsung, saya akhirnya menemukan tempat belajar mengaji, di PonPes Nurul Iman, asuhan Ustadz Nur Kholis Mustari Kidul Dalem Bangil. Saya Ngaji pagi hari jam 06.00-07.00, kemudian berangkat ke Pabrik Yemi naik bus mini Mojokerto Pasuruan.

Pesan terus ngaji ini saya dapatkan dari Ustadz Nurchasan, "Jangan Berhenti ngaji Nahwu sampai ketemu Alief bengkong," Dan harapan ngaji Alfiyah kesampaian di Pondok Pesantren Nurul Iman tiap Sabtu pagi dan Ahad Malam Senin - setelah isya'.

"Ustadz, mohon ijin bolehkah saya mukim di pondok?" Tanya saya didampingi Cak Hadi Santri Senior.

"Saat ini, kegiatanmu apa?" Tanya Ustadz Nurcholis

"Saya Karyawan kontrak di Yemi, Ustadz, saya sekarang ngekost"

"Kamu tinggal di kost saja, pas waktunya Ngaji, kamu berangkat ke Pondok,"

"Baik Ustadz,"

Dan tidak jarang, kitab Ngaji saya bawa di dalam tas menuju ke Pabrik, karena saya tidak mau bolak-balik ke kost yang menghabiskan waktu, dan agar tidak terlambat. Saya masih ingat, pembelajarannya hari Senin Tafsir Jalalain- dan Pak Kiyai bawa Tafsir Showi, Selasa Adzkar Annawawi, Rabu Chasiyat Abi Jamroh, Kamis Fathul Muin, Jumat Shohih Bukhori, Sabtu Nahwu Alfiyah Ibnu Malik, Ahad saya pulang ke Gresik.

Gaji Pertama Karyawan Yemi Bangil 

Tanggal 25, Merupakan tanggal saya gajian pertama kali sebagai Karyawan Yemi, Gaji tersebut saya sisihkan buat emak di desa. Sesuai rencana saya, hari Sabtu saya berangkat ke Surabaya Tunjungan Plaza- naik bus Pasuruan Surabaya - Turun di Bungurasih lanjut naik bis kota turun ke TP. Saya langsung naik mencari toko buku Gramedia.

Saya pandangi buku demi buku sampai saya berhenti di buku biru terbitan Erlangga berjudul Believe and Achieve - Percaya dan Raih - Motivator Australia - Paul Hanna. Sontak saya beli dan ketika membaca di rumah (kost) Bangil, bangkit kembali memori menjadi DAI - tetapi ada yang berubah, bagaimana bila saya menjadi seorang Motivator? Hal-hal penting di buku saya garis bawahi penuh antusias, saya ulang-ulang dan penuh keyakinan diri- saya akan menjadi seorang Motivator.

Itulah moment, saya putuskan menjadi Pembicara Professional (Motivator) - teman-teman lain menyebutnya Trainer - Coach - Mentor - dan bukan lagi menjadi DAI (Penceramah) Sebagaimana awal saya punya cita-cita. Intinya, sama-sama bicara professional di hadapan banyak Orang, Dan Alhamdulillah saat Anda membaca tulisan ini, saya telah mewujudkannya - Believe and Achieve. Inspirasi Motivator Aussy Paul Hanna.

Hari demi hari, saya semakin giat membaca, membeli buku-buku motivasi, menata kehidupan pribadi agar impian saya terwujud, sambil saya menunggu karena saya sebagai karyawan perusahaan. Dalam hati, suatu saat saya akan berbicara di hadapan Karyawan - Management dan Direktur Yemi sebagai seorang Motivator.

Bertemu Inspirator dari Malaysia 

Guru Datang, Ketika Murid telah Siap. 

Hari itu, pertengahan bulan Juni, diadakan stock Taking - penghitungan semua stock barang oleh semua karyawan dan divalidasi oleh GM Baru dari Malaysia - Mr Ikhwan Ibrahim. Di line dua kami sudah menghitung manual port untuk body sound system, kemudian Beliau datang dan random melakukan pengecekan dan menghitung ulang, "Jumlah kalian ini salah, yang benar adalah sekian, coba hitung ulang," dan benar-benar dashyat - hitungan operator salah -  hitungan Sang GM Benar.

Saya mencoba mencari tahu, ilmu apa yang digunakan GM tersebut? Kekaguman yang lain, beliau mampu memperpendek proses produksi dari 7 hari hanya menjadi 3 hari dengan memperpendek alur pengiriman barang - > Produksi -> dan packing Warehouse. Dahsyat sekali ilmunya. Akhirnya saya menemukan ilmunya adalah Teknik Industri, maka saya putuskan saya harus kuliah Teknik Indsutri.

Kuliah di ST YPM Sidoarjo (sekarang UMAHA) 

Saya tidak tahu harus kuliah kemana? Informasi sangat minim bagi saya waktu itu, dan saya termasuk anak yang kuper, tetapi kesempatan emas tersebut datang juga, saya bertemu Yahya teman SMA ketika saya pulang ke desa- libur kerja. Yahya bercerita kalau ia kuliah di ST YPM dan baiayanya murah- terjangkau bagi karyawan. Maka aku pun segera putuskan gagung, kuliah di STT YPM .

Perjuangan Kuliah sungguh sangat dahsyat, pagi ngaji di Nurul iman, lanjut kerja sampai jam 17.00 di PT YEMI, Pulang langsung naik bus turun di medaeng - Oper naik angkot ke ST YPM Sepanjang Sidoarjo, pulang malam jam 21.00 naik Angkot turun pintu toll dan nyegat bus menuju bangil (Pogar Gajah) Pasuruan. Hal ini tiap hari dari Senin sampai Jumat.

Karena kuliah malam, maka aku sering ijin gak lembur karena kuliah di Sidoarjo, maka konsekuensinya aku melewatkan loyalitas - promosi, aku memilih Kuliah demi mewujudkan cita-cita menjadi Motivator dengan gelar Sarjana teknik Industri.

Dua tahun berjalan, akhirnya aku memilih pulang kek desa, dan melanjutkan kuliah ketimbang kerja jadi karyawan. Semester Lima, positif aku menganggur dan kerja di sawah jadi Petani - membantu bapak. Uang kuliah dibayari Bapak satu semester, sungguh aku tersiksa jadi mahasiswa tanpa penghasilan. Bahkan untuk berangkat pulang pergi kuliah - aku nebeng Kolil - teman sekelas kuliah - sedesa denganku.

Kerja Sebagai Office Boy di bimbel Nasional Surabaya  

Nganggur bukan berarti tidak ada kegiatan lain, sore hari aku mengajar Ngaji di Madrasah Dinniyah AL-utsmaniyah tempat aku kecil mengaji bersama Ustadz Nurchasan, Ngajar ngaji yang tidak dibayar dan benar-benar ikhlas mengharap ridlo gusti Allah. Minggu pagi, Ngajar Silat di extra kurikuler Pencak Silat PSHT SMPN1 Driyorejo bersama Mas Pantoyo.

Sebagai Trainer Silat, saya belajar disiplin, ikhlas, tanpa pamrih dan networking. Dari networking ini, saya bertemu bu Yuyun guru SMP yang merekomendasikan saya untuk bekerja di LBB IPIEMS Wiyung Surabaya sebagai office boy. Keputusan cepat saya ambil dan saya pun jadi tukang sapu, pell, buat teh, antar surat ke sekolah Surabaya, dan sebar brosur.

Jadwal harian pun berubah, Pagi usai shubuh Ngaji ke Darul falah Kesamben wetan, Jual Koran di Pasar Petiken KBD, Siang kerja di Surabaya, malam Kuliah di STT YPM SIdoarjo. Gresik- Surabaya -Sidoarjo - Gresik. Hari-hari yang penu Semangat.

Ada yang menarik dalam proses menjadi Trainer-Motivator ini, Tiap Selasa Pagi saya tune-in di Radio Mercury FM Surabaya jam 07.00-08.00 Acara Mario Teguh Open forum. Saya penggemar setia acara tanya jawab Motivator Pak Mario, dan saya selalu punya kesempatan menelpon ke-2 sebagai orang yang bertanya, saya selalu kalah start dengan Pak Sidharta. Semua materi dari Pak Mario saya tulis lengkap dan saya salin di buku khusus 'Journey to become Motivator"

 Wisuda Sebagai Lulusan terbaik Teknik Industri UMAHA 

Empat tahun berproses, Akhirnya saya lulus sebagai Sarjana Teknik Industri, Dalam kelulusan ini yang hadir emak dan Cak Riyadi karena Bapak Mabuk kendaraan. Waktu itu kami nunut mobilnya Carry Kolil. Wisuda yang sederhana, yang berkesan ketika aku dan Cak Riyadi foto di depan banyak wisudawan, yang membuat aku sedih adalah Aku tidak punya cukup uang untuk membayar foto wisuda - jadi aku tidak memiliki kenangan foto wisuda kecuali yang di album alumni dan sertifikat ijazah S-1.

Kenangan Wisuda dalam bentuk DVD pun tidak dapat diputar, di rumah Bapak Emak tidak ada TV - VCD atau DVD Player, ini lah keadaan terbaikku saat itu, di tengah berbagai kekurangan saya lulus wisuda sebagai wisudawan terbaik (dalam hatiku ada suara, akhirnya Santri Ndeso ini jadi Sarjana :D ). Dan DVD itu dapat diputar setelah saya menikah dan membeli dvd player philips untuk memutar lagu anak-anak.

Lulus Wisuda, aku pun pamit dari Bimbel sebagai Office Boy. Aku berpikir dengan ijazah Sarjana hidupku dapat lebih baik lagi. Sambil memasukkan lamaran ke perusahaan pabrik-pabrik di Driyorejo aku pun iseng melamar ke Yayasan Islam Miftahul Ulum Kesamben wetan sebagai guru PAUD dan aku diterima dengan gaji waktu itu Rp 250.000/bulan. Aku mampu bertahan sebagai kepala Playgroup hanya 3 bulan karena aku kembali dipanggil ke Surabaya sebagai Marketing IPIEMS.

Sebagai Marketing bimbel nasional, saya belajar keilmuan mind programming, nlp, hipnosis, public speaking dan internet marketing. Hal inilah yang mempercepat terwujudnya impian saya menjadi Trainer Motivator Indonesia. 

DI bimbel inilah aku kenal dengan Mbak Anies Suci Gresik yang mengenalkan aku dengan guru sekolah luar biasa di SDN Klampis Surabaya bernama bu Yani S, yang akhirnya aku klik dan memberanikan diri melamarnya. Jodohku guru honorer di Surabaya.

Menjadi Marketer Nasional Bimbel Indonesia di Semarang  

Singkat cerita, istri saya diterima sebagai PNS di Propinsi Jawa Tengah penempatan Semarang Kota, maka saya pun menyusul ke Semarang dan mengajukan pindah ke Kantor Pusat IPIEMS di Semarang. Pengalaman sebagai Marketer Nasional dengan cover area Jawa dari Barat sampai timur menjadikan saya sering bepergian dan mengenal kota-kota di Indonesia melalui rangkain live show dan AMT (Achievement Motivation Taining).

Dua tahun di IPIEMS Pusat menjadikan saya kaya kan pengalaman dan semakin memantapkan diri untuk resain dan membangun sendiri ILYAS AFSOH Institute (IAI) Training and Coaching. Istri saya support full alih profesi saya sebagai self employ " Trainer and Motivator Indonesia".

Ketika menjadi Marketer dan sering bertemu konsumen, saya mendalami pentingnya gaya belajar, perilaku manusia, yang hal ini semakin menambah kuat saya mengambil sertifikasi NLP (Neuro-Lingustic Programming) dan Hypnotist-Hypnotherapy, yang berlanjut ke Coaching, Quantum, vibrasi, Heart Technology.

Saya bersyukur dengan bekal marketing, saya sering praktek hipnostage saat sesi motivation training menjelang ujian nasional. Ada keseruan di sana, heboh dan betapa asyiknya dunia pemrograman diri melalui berbagai macam tools dan teknik. Yang paling disukai anak-anak yaitu permainan hipnotis panggung seperti lupa nama, sepatu jadi telepon,ketemu artis idola, dan lain sebagainya.

Ilyas Afsoh Institute Training and Coaching 


Saya mendapatkan nama IAI setelah konsultasi dengan Instruktur hipnoterapi saya di Solo "Pak Benny", beliau mengatakan gunakan nama Institute di belakang namamu dan secara professional layani klien-klienmu, tumbuh dan berkembanglah sebagai Super Trainer Indonesia.

Order Training pertama kali sebagai Trainer yang tidak dibayar ketika saya masuk ke kelas-kelas mempresentasikan ABCD Sukses theory kepada anak-anak smp-sma. Lalu sesi motivasi ujian nasional kepada internal siswa bimbel ipiems dan motivasi eksternal support system kepada sekolah rekanan bimbel di awal-awalnya.

Saya masih ingat ketika pertama kali selesai sertifikasi Neo NLP Practitioner senilai Rp 2.500.000,- selama dua hari bersama Mr Rudy, saya mendapat kontrak Motivasi training karyawan PTPN - sejumlah 20 peserta - karyawan baru dengan Topik , "Disiplin dan Professional" dengan honor Rp 3 Juta untuk sesi 3 jam. "Berkah."

Sedangan kelas Sertifikasi Neo NLP pertama saya diikuti oleh Peserta dari Tasikmalaya - professional trainer BRI dan Professional Trainer BNSP dari Kalimantan (Borneo). Bertiga kami belajar di Hotel Simpang Lima Residence, Sungguh kelas yang sangat berkesan sebagai awal-awal Trainer Neo NLP Society.

Dengan ketekunan dan dedikasi tinggi, Pak Yan Nurindra menunjuk saya sebagai Master Trainer Neo NLP Society untuk megembangkan NLP di Indonesia. Ini sungguh prestasi yang sangat mendorong saya untuk terus berbenah dan lebih baik lagi menjadi sumber inspirasi, motivasi melalui karya-karya terbaik sebagai Trainer Nusantara.

Membuka Kelas Public Training

Kelas Public Training terus kami buka setiap hari Sabtu-Minggu sebagai jadwal rutin dan semakin saya fokus di dunia Training, permintaan kelas training full dari Senin- Minggu. Kadang ada juga permintaan mendadak di hari kerja jam 2 siang, karena sudah full sebagai Tainer Professional maka permintaan pun dapat saya layani.

Melalui blog hidupbaru.net pada awal-awal membuka Training and Coaching, saya mendapat klien dari JAKARTA Yang sedang ada event di Umbul Sidomukti, berlanjut klien-klien lainnya yang terus masuk dan repeat order. Public Training pun mulai dibuka di kota-kota Jakarta, Surabaya, jogja, Solo, Klaten, Semarang, Makassar, Palembang dan kota-kota lain


Melayani Inhosue Training 

Inhouse Training pertama kali dengan dinas sosial propinsi jawa Tengah yang membekali para Pekerja Sosial dengan hypnosis dan hypnotherapy untuk menghadapi klien-klien nya. Ketika saya bertanya kepada penangung jawab Training, Bu Istiqomah mendapatkan nomor kontak 0821-4150-2649 dari browsing Terapi di Semarang dan yang muncul tulisan saya terkait Pelatihan Hypnotherapy Indonesia di Semarang.

Corporate Training ini begitu berkesan bagi saya, karena ini merupakan Workshop pertama kali dengan penghasilan fantastis dalam dua hari, dan menjadi penyemangat bagi saya untu membuat Corporate Meeting dengan durasi 2 Hari full di Hotel atau di perusahaan klien saya.

Sukses dengan dinas Sosial Jawa Tengah, portofolio saya pun bertambah dengan sesi Motivation Training bersama Dinas Kesehatan Bandung bertempat di Jogja, Bandung, Bogor. Di kesempatan yang lain bersama Dinas Kesehatan Jawa Barat - puskesmas Kotakaler Sumedang dengan Outcome akreditasi "Paripurna".

Materi inhouse Training dibuat melalui serangkaian TNA (Training Needs Analysis) dengan tujuan agar Training benar-benar berdampak dan tidak asal menghabiskan anggaran tahunan dari institusi. Variasi materi pelatihan dapat mencakup basic skill yaitu NLP Aplication atau Selling with Hypnosis, Communication Skill, Presentattion Skill with Public Speaking and Powerpoint Mastery.

Berkembangnya permintaan Training, menjadikan saya berkolaborasi dengan NLP International Trainer, Para master Trainer di bidangnya, dimana saya benar-benar professional bukan hanya sekedar memberikan materi yang asal-asalan, asal dapat duit, asal tutup point bulanan, dan kolaborasi - sinergi merupakan solusi terbaik.


Mengubah Strategy Training Online 

Adanya Pandemi global Covid-19 (Corona Virus) membuat beberapa jadwal training public- corporate workshop berubah teknik dari offline tatap muka menjadi online class. Sejak diumumkan 2 Maret 2020 - Indonesia resmi terjangkit virus di pasien 01 - kemudian menjadi terus bertambah sampai ada seruan Work From Home - Social Distancing - pembatasan pertemuan maka kelas-kelas pembelajaran ilyas afsoh institute (IAI) dialihkan ke wa Groups, Zoom, Facebook, Telegram dan website-class. 

Modul cetak pun berubah menjadi pdf dan video-video pembelajaran online, suatu peralihan yang menuntut seorang Trainer bertumbuh berkembang sesuai tuntutan zamannya. Variasi materi lainnya berupa audio training yang dengan mudah dapat diproduksi bermodal hp android dengan memori internal 100 giga sudah cukup mensupport Online Training. 

Perubahan tersebut benar-banar dirasakan oleh pelaku bisnis Training, suatu transformasi digital, dari promosi digital- kelas digital- sehingga jarak-waktu bukan lagi pengahalang bagi percepatan dunia di era 4.0. 

Mencermati pergeseran maha dashyat ini, peluang Bisnis Training - Digital Training Customized  terbuka sangat lebar, bahwa hal ini sesuai dengan Kaidah Inovasi. Perubahan berdampak, itu kuncinya. Dimana kaidah dasar, " Dalam bisnis apapun, dalam kondisi apapun, selalu ada yang gagal, ada yang berhasil. Terus Semangat - optimis menjemput rejeki dari Gusti Allah swt. Seiring pesan guru saya, Alm Mr Yan Nurinda (Bapak Hipnoterapi Indonesia), " Ada masa panen, ada masa paceklik bagi Trainer, Bersyukur dan Bersabarlah, dan terus Konsisten sebagai Trainer Pemberdayaan diri,".

Membuka Kelas Training of Trainer Motivator (Sekolah Motivator Trainer Coach) 

Apakah tidak terlalu dini apabila saya membuka kelas Pelatihan Menjadi Trainer-Motivator? Jawabannya tidak dan sudah sangat tepat. di kelas ini, saya berbagi bagaimana menjadi Trainer-Motivator dari nol, dari bukan siapa-siapa menjadi seseorang dengan Personal Branding yang menjual - Menembus Kerumunan. 

Kelas Trainer Motivator saat ini dibagi menjadi dua bagian : Kelas Online dan Kelas Offline. Kelas Online sangat fleksibel, peserta mendaftar - Transfer dan mendapat hak akses login ke materi meliputi : Marketing Kit Trainer, Desain Materi Training (Content), Prsentation Skill, Humor Trainer, dan studi kasus di lapangan memotivasi- melatih banyak klien - perusahaan - sosial. 

Alumni Sekolah Training Motivator Indonesia ini tergabung di Facebook groups IAI Trainer Motivator Nusantara (Secret Groups) dan hanya member yang dapat mengakses update-update materi Training terbaru. Akses tertutup bagi non member IAI TMN. Akses kami berikan seumur hidup, sebagai media silaturahmi dan networking antar Trainer. 

Jangan Batasi kebaikan yang dapat Anda lakukan, karena itu akan membatasi kebesaran yang mampu Anda Raih

Nilai Tambah yang lain sebagai trainer motivator nusantara ini, member berhak mengajar di kelas IAI Training and Coaching sesuai kapasitas dan keilmuannya, atau diberikan job oleh managemen ilyas afsoh institute trainer motivasi Indonesia di berbagai kota-kota besar Indonesia. 

Ke depan seleksi menjadi Trainer-Motivator akan lebih ketat karena profesi ini semakin menjamur dengan minat dan kebutuhan pasar yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Professionalisme menjadi standart rata-rata, service excellence menjadi suatu hal yang biasa, bahwa baik saja tidak cukup, Trainer-Motivator _ Coach -Mentor - Wajib Menjadi GREAT.


Adakah Jaminan Sukses dengan Ikut Kelas Pelatihan Motivator?

Jawabannya sungguh membuat kita tercengang, bahwa tidak ada jaminan sukses, yang ada jaminan proses menuju sukses. Saya teringat pertama kali ikut kelas TOT Brain Power Menjadi Trainer Motivasi, selesai Training 3 hari dan Praktek langsung di hadapan 300 Ibu-ibu pengajian di Masjid Plamongan Semarang, saya mendapat nilai 78 (dinyatakan lulus). Tetapi, hari-hari berikutnya saya masih belum menemukan celah bagaimana menjadi Pembicara Suskes?

Hanya Yang Percaya Keajaiban - Menemukan Keajaiban. 
Di awal-awal menekuni dan menyelesaikan Training of Trainer ada moment "WOW and AHA" yang saya dapatkan ternyata untuk menjadi Sukses Trainer yaitu Berkontribusi dan Berbagi. Maka saya ambil langkah sederhana, bekerjasama dengan eo Semarang : membuka kelas Public Speaking for Public di Alfa Mart Lantai 2 suatu waktu, kelas Gratis. Alhamdulillah saya menemukan klik nya, Berbagi tidak pernah rugi. 

Point Sukses itu saya ulang-ulang, dan saya pun mulai mendapat undangan berbagi dan berkontribusi termasuk menjadi pembicara narasumber di TV Borobudur Jawa Tengah, mendapat wawancara dari wartawan Tribun, Suara Merdeka, dikonatk RRI Semarang untuk mengisi acara talkshow Menyiapkan generasi Unggul Tiap Minggu sore. 

Struktur sukses lainnya akan saya kupas tuntas di kelas TOT-M bagaimana percepatan menjadi pembicara - Trainer- Motivator - Therapist semakin mudah di era internet - digital era - Transformasi digital. Saya akan berikan sedikit bocoran sbb : 
  1. Menemukan Mentor
    Orang-orang yang fokus waktu-biaya-tenaga pikiran menguasai satu bidang keilmuan dan hal ini membutuhkan tidak sedikit biaya, kabar baiknya Anda dapat mengcopy skil tersebut dengan waktu relatif lebih cepat dengan bimbingan mentor. 
  2. Mendapatkan Komunitas Belajar
    Group belajar saling support - saling menguatkan, ada komunitas offline, ada juga komunitas online, atau kolaborasi keduanya. 
  3. Bersedia membayar di depan semua biayanya.
    Membayar lunas - atas point nomor satu dan nomor dua untuk percepatan sukses Anda.  

Jangan Menunda!

Menjadi Professional Trainer Motivator Asia 

Anda dapat mencapai lebih dengan cara menjadi lebih. 

Maukah Anda menjadi Pembicara Professional di Asia atau Trainer yang mendunia? Bagaimana rasanya menikmati perjalanan dari negara-negara Asia seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, sampai ke Hongkong, Jepang, China atau bahkan keliling dunia?  Hal ini merupakan outcome yangboleh-boleh saja dibuat oleh siapapun di dunia pemberdayaan diri. 

Password pertama untuk ke sana yaitu bahasa dunia (Ingris), dan kelemahan Trainer Motivator Indonesia ada pada komunikasi bahasa inggris, sekaligus ini mejadi peluang yang digarap serius IAIPS sebagai salah satu produk unggulan English Camp, belajar 2 Minggu full bahasa Inggris dipandu Pengajar S-2 Bahasa Inggris. 

Point penting berikutnya yaitu networking, Saya mendapati teman Trainer Nasional yang merambah Malaysia karena pertemanan dengan EO Lokal Malaysia yang membawanya mengajar di Malaysia. Awalnya sang EO, menjadi peserta Training berikutnya EO tersebut membuat kelas Training di Malaysia. Hal ini dapat dilakukan karena bahasa nya masih serumpun - melayu. 

Trik Mengajar di Hongkong juga dipraktekkan senior Trainer dengan menyisir para TKI-TKW di Hongkong. Konon katanya, investasi yang ditetapkan bagi para pekerja Indonesia di luar negeri merupakan nilai yang sangat kecil, maka ramilah kelasnya. 

Pelatihan di Jepang sebagaimana diceritakan oleh Trainernya, topik yang disukai adalah topik wirausaha, sebab banyak tenaga kerja Indonesia di Jepang yang bercita-cita pulang ke Indonesia untuk membuka usaha darimodal yang didapatkannya di luar negeri. Ini peluang besar bagi Trainer Wirausaha. Apakah Anda siap mengajar di Jepang? 

Delibrate Practice 

Ada hukum yang dipopulerkan oleh Malcom Gladwell, "Hukum 10.000 Jam," Barangsiapa melewati pembelajaran disertai perbaikan terus-menerus selama 10.000 Jam maka orang tersebut memiliki kualitas dunia, dan hal ini juga berlaku bagi Trainer- Cocah- Motivator Nusantara untuk Mendunia. Sampai ada suatu waktu dibuktikan bahwa Kualitas SDM kita tidak kalah dibandingkan Trainer Internasional, melalui gerakan-gerakan senoir Trainer untuk menjadikan Training Indonesia Menjadi berkelas dunia, bahwa Indonesia dapat menjadi model bagi dunia. 

Dengan digital revolution, Trainer dapat mengajar dan menjangkau dunia melalui digital learning content. Bentuknya sangat bervariasi, dari gratis sampai berbayar. Tentu saja menggunakan bahasa pengantarnya bahasa internasional - bahasa inggris. 

Suatu Kualitas - Pasti ditemukan oleh pencarinya. 

Kembali kepada menjadi Trainer - Motivator, tujuan awal Anda apa? Apakah berkelas dunia atau kelas nasional? Hal ini dapat disesuaikan dengan sertifikasi yang Anda ambil sebagai pendukungnya. Mengingat Negara Indonesia dengan jumlah penduduk padat di dunia setelah China -India, maka pasar Indonesia begitu besarnya. Apakah nasionalisme Anda tidak bangkit, ketika perdangangan bebas - bangsa kita hanya menjadi bangsa konsumtif - bukan sebagai bangsa produsen? wallahu alam. Butuh kajian lebih dalam. 

Posisi Trainer menjadi inspirator mengubah mindset pekerja Indonesia menghadapi gempuran global, meningkatkan pengebangan diri dari pola pikir, pola sikap, rasa, ucapan untuk tertarik kepada ekselensi terbaik di segala bidang yang digeluti masyarakat. 

Motivator dari Semarang untuk Indonesia 

Dari semua uraian di atas, artikel ini ditulis Ilyas Afsoh dari Semarang untuk Indonesia Unggul. Digital Transformation menjadikan tulisan ini mendatangi Anda, dimanapun Anda berada, selama internet dapat Anda akses - kita akan terhubung di komunitas IAI Trainer Motivator Nusantara yang dijalankan dari Kota Semarang Jawa Tengah. Hal ini merupakan pilihan saya untuk terus berkarya dari rumah dengan momong anak, momong klien di seluruh Indonesia dan penjuru dunia. 

Prestasi saya dengan digital online ini telah mendatangkan peserta training dari Papua, Sumatera, Kalimantan, Bali, Lombok, Sulawesi, Jawa, dan seluruh pelosok negeri untuk bersua belajar bersama di bawah bendera Ilyas Afsoh Institute - Training and Caoching. Apalagi sekarang dengan adanya Digital Learning - teman-teman dari laur negeri seperti hongkong- Taiwan - Malaysia -Arab Saudi - Uni Emirat Arab UEA Dubai juga ikut belajar kelas jarak jauh. 

Tanpa sengaja saya menemukan ada sebuah kitab nahwu karya Ulama Jawa Tengah "Syarah Jurumiyah"  yang dibaca-dikaji oleh Rektor Al-azhar Mesir. Kitab Mbah Sholeh Darat - Guru Ulama Nusantara - yang juga dicetak dikaji di India - Thailand. Hal ini membuktikan bahwa tokoh-tokoh Semarang mampu menembus dunia Internasional. Dari sini semakin menambah semangat dan harapan untuk berkontribusi bagi dunia dari kota kecil Semarang. 

  Semarang sebagai kota Transit menjadi tolok ukur nasional, bahkan ada candaan, "Barang siapa dapat membuka kelas pelatihan di Semarang maka dia dapat membuka kelas Training dimanapun di Indonesia,". Artinya kualitas Trainer yang tinggal di Semarang merupakan pribadi yang mampu survive di kondisi sulit - maka akan lebih mudah baginya untuk survive di pasar dengan ekonomi menengah ke atas. 


Kualitas Trainer Motivator Indonesia 

Tugas Pertama Anda : Mengembangkan Diri Sendiri 
Meskipun saya tinggal di Semarang, hal itu bukan penghalang untuk berkarya di kancah Nasional melalui pelatihan, produk, buku, jasa, yang saya siapkan full dari kota Semarang Jawa Tengah. Variasi Training meliputi : leaderships, outbond, nlp, hypnosis, coaching, public speaking, writing, digital marketing, training of trainer motivator, negosiasi, copy writing dan materi lain sesuai kebutuhan klien. 

Kualitas merupakan target bergerak yang terus diupayakan dari waktu ke waktu menjadi Great Competency, memberi manfaat terbaik dan sebanyak-banyaknya manusia yang dapat disentuh, knowledge berkembang di masyarakat sains, dan pentingnya sikap untuk tertarik kepada kesempurnaan di sertai professionalisme. 

Demikian kisah saya menjadi Trainer Motivator Indonesia, sebuah perjalanan panjang penuh pembelajaran bagi kita semua. Ada pahit-manis bersama para guru, klien, peserta training, support total dari istri saya mendampingi saya sebagai professional di dunia pelatihan - corporate training dan niat mulia untuk hidup berbagi dan berkontribusi bagi kehidupan dari Kota Lunpia -disebut juga  Kota Atlas - dengan destinasi wisata yang mempesona seperti sam po kong, lawang sewu. 

Bagi Anda yang berniat - dan komitmen mengikuti kelas Motivator Camp di Semarang, dapat mendaftar di 0821.4150.2649. Sebuah Camp selama tujuh hari belajar tuntas Menjadi Trainer-Indonesia dipandu Coach Ilyas Afsoh. Kelas yang mengajarkan detail a to z for Trainer-Motivator. 
Pembelajaran yang menghindarkan Anda melakukan kesalahan-kesalahan fatal menapaki dunia pembicara profesional. Anda mampu memukau Audiens, management waktu yang tepat ketika diberi waktu yang sangat singkat atau mengajar 3 hari full bahkan sampai 7 hari Training indoor dan outdoor.  

Jadilah Trainer Berdampak  

Inspirator yang mampu mengubah hidup banyak orang di 8 area transformasi :
  1. Spiritual
    Menjadikan tiap individu mampu memberikan arti lebih tinggi atas tujuan hidup di dunia, naik ke level kesadaran tertinggi 
  2. Emosional
    Mampu menguasai emosi-emosi diri dan menyadari pesan-pesan terdalam dari setiap emosi yang muncul dari diri dan orang lain, mampu memotivasi
  3. Intelektual
    Terus bertumbuh di ranah formal, informal, nonformal , belajar tiada henti menjadi pribadi cerdas dan mencerahkan
  4.  Finansial
    Mengusai sumber-sumber terbaik kehidupannya, hidup dalam keberlimpahan sumber daya tak terbatas, berkecukupan tanpa batas, belajar dari yang terbaik di bidang financial
     
  5. Fisik
    Hidup sehat powerfull, energik, selalu bertenaga, mengatur aktivitas, tidur, olah nafas,
     
  6. Family
    Siapakah yang tidak menginginkan keluarganya sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak orang?
  7. Sosial
    Tinggal di lingkungan yang sangat kita inginkan, saling support antar anggota, memenuhi kebutuhan ekonomi emosi, komunitas support system for succes, peduli sesama dengan berbagi berkontibusi
  8. Liburan
    Memiliki agenda rutin, rekreasi di tempat terdekat, atau terjauh di belahan dunia manapun dalam rasa syukur dan bahagia bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
Selalu Ada Harapan, merupakan sugesti positif yang kami serukan kepada siapapun yang bertemu dan berkolaborasi dengan kami. Apabila dihubungkan dengan profesi pembicara, Harapan selalu ada bagi Anda yang bersungguh-sungguh berkomitmen menjadi Trainer Motivator. Dan itu terbukti dengan selesainya Anda membaca panjangnya artikel ini. 

JADILAH BINTANG 


ILYAS AFSOH | 0821.4150.2649
TINGGAL DI SEMARANG JAWA TENGAH INDONESIA
FOUNDER IAI TRAINING AND COACHING 
Back to Top