Fungsi Positif Rayuan


Public speaking humorous quotes, public speaking high school curriculum, public speaking hypnotherapy, public speaking holiday, public speaking healthy lifestyle. 

    "Pujian adalah cara atau taktik komunikasi terbaik untuk merangsang motivasi pegawai dan mengeratkan hubungan antara atas dan bawahan. Setiap orang ingin dipuji, jika kita memiliki ketertarikan terhadap lawan bicara, akan selalu ada bahan bagi kita untuk memujinya."

  Kutipan di atas diucapkan oleh Mary  Kay Ash, founder perusahaan kosmetik terkenal Mary Kay Cosmetic, Inc. Perusahaan ini menetapkan pujian sebagai budaya bisnis mereka. Hal ini yang membuat perusahaan kosmetik skala kecil yang menjual produknya sendiri secara langsung ini melejit menjadi perusahaan global.

   Pujian berperan khusus sebagai pelumas komunikasi, dalam suasana kaku seperti hubungan yang tegak lurus antara "Pihak pertama" dan "Pihak Kedua", pujian sangat efektif untuk meredakannya. Namun, banyak orang yang khawatir jika pujian mereka terkesan seperti menjilat, mereka takut pujiannya disalahartikan sebagai rayuan yang dilontarkan hanya untuk menyenangkan hati orang tersebut. Namun harus diketahui bahwa rayuan pun memiliki fungsi positif, penyair Amerika Ralph Waldo Emerson pernah berkata seperti ini,
    
      "Tidak ada yang tidak suka dengan rayuan. Karena rayuan menampakkan bahwa kita adalah orang yang penting sehingga orang lain harus menyenangkan diri kita."

   Sebenarnya rayuan adalah tindakan meninggikan harkat seseorang dengan mengamatinya secara saksama dan memujinya di depan orang - orang. Jika orang membicarakan aib seseorang dibelakangnya maka orang merayu seseorang di hadapannya. Untuk membentuk hubungan yang baik dan akrab dengan seseorang kita harus tau bagaimana cara merayu. Rayuan yang mengandung kesungguhan dan tidak ada bedanya dengan pujian.

     Untuk dapat memuji dengan baik, kita harus lebih dulu tertarik terhadap orang tersebut dan mengamatinya dengan saksama. Jangan melihatnya hanya sekilas tapi perhatikan baik - baik, dengan begitu kita akan dapat mengelluarkan rayuan yang jujur, alias pujian.
   "Kakak jadi cantik sekali."
 Ini adalah bentuk pujian yang dangkal. Orang yang mendengarnya bisa merasa tidak enak hati sehingga maksud tidak tersampaikan dengan baik. Sebagai gantinya, ucapkan seperti ini,

     "Scarf-nya bagus sekali. Padahal desainnya rumit, tapi bisa cocok sekali dengan Kakak."

    Pujian dengan menunjuk bagian khusus seperti ini akan lebih mengena di hati.
        Selain itu, kita juga harus mempertimbangkan kondisi yang sedang dialami lawan bicara. Jika kita mengatakan, "Sepertinya Anda sangat beruntung" kepada seseorang yang baru saja gagal tes penerimaan kerja, tentu hal ini justru menimbulkan rasa jengkel, dengan berkembangnya SNS kita dapat dengan mudah mengetahui situasi yang sedang dialami seseorang. Kita juga dapat segera memujinya dengan hanya meninggalkan komentar "bagus", sampai ada istilah yaitu "Rayuan SNS". Kesimpulannya kita harus memahami dengan baik kondisi yang sedang dialami seseorang sebelum memujinya.
     Setelah itu kita harus mengungkapkan pujian tersebut secara detail. Berbeda dengan tulisan, ucapan hanya dapat didengar sesaat saja. Kita harus memuji dengan jelas dan spesifik agar lawan bicara mengerti dan dapat meresponsnya, jika kita mengungkapkannya secara samar - samar dan ambigu, pujian itu tidak akan tersampaikan dengan baik kepada lawan bicara.

Baca artikel yang lain : Ucapan Khusus yang Memikat Hati
Back to Top